Home » Archive for category 'Bengawan'

Bengawan Archive

Solo Sinau [chapter Jakarta - Bandung]

Posted 27 July 2011 By Joulecar

Solo Sinau Chapter Jakarta|Bandung merupakan rangkaian program social yang digalang oleh komunitas Blogger Bengawan regional Jakarta Bandung sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dengan cara memberikan lebih banyak alternative bacaan sesuai dengan umurnya.

Solo Sinau Chapter Jakarta|Bandung merupakan turunan dari program Solo Sinau di bengawan pusat (Solo) yang berbentuk pengumpulan buku yang nantinya akan diperluas menjadi pembangunan perpustakaan mini bagi masyarakat sekitar. Saat ini, Program Solo Sinau Chapter Jakarta|Bandung masih dalam tahap pengumpulan buku dan diserahkan kepada komunitas sebuai (komunitas sejuta buku untuk anak Indonesia) yang berlokasi di bekasi. Kerjasama ini dilakukan karena sebuai memiliki jaringan yang luas dalam gerakan social non profit dalam hal pendistribusian buku ke perpustakaan di daerah Bekasi.

Mari menyukseskan gerakan Solo Sinau Chapter Jakarta|Bandung. Salurkan donasi Anda baik itu berbentuk buku atau fresh money.

Batas akhir donasi buku tgl 12 agustus 2011
Batas akhir donasi uang tgl 6 agustus 2011 (donasi uang akan dikonversi menjadi buku)

Penyaluran fresh money ke :

BCA – 3920214281 (a.n Ardian Eko Handoko)
Mandiri – 130 0010 5589 33 (a.n Ardian Eko Handoko)

Ditunggu partisipasinya kawan-kawan!

Jika ada yang ingin ikut acara penyerahan buku, silakan mengunjungi rumah belajar mutiara mandiri di bekasi pada tanggal 13 agustus 2011 jam 15.00. Akan dilakukan penyerahan buku kepada komunitas sebuai dan buka bersama dengan anak2 didik rumah belajar mutiara mandiri.

CP :

Bandung : Zulkarnain (081391790079)

Jakarta : Dhamar   (081398147842)
.              Handoko (085220431177)

Ketua panitia,
Ardian Eko Handoko

Solo Sinau Chapter Jakarta-Bandung

Solo Sinau Chapter Jakarta-Bandung

7 Comments so far. Join the Conversation

Bogor, muara Bengawan Jakarta dan Bandung

Posted 11 April 2010 By Joulecar

Lagi-lagi jangan langsung percaya dengan judul ini, bengawan disini bukanlah sebuah sungai besar seperti Bengawan Solo. Namun artinya pun tak jauh beda. Bengawan di sini merupakan seb uah komunitas blogger Solo dan sekitarnya. mau info lebih lanjut, lihat sendiri di bengawan.org.

Kebun Raya

Kebun Raya

Bulan ini Bengawaners yang berdomisili di Jakarta, Bandung dan sekitarnya kembali berkopdar. Setelah bulan Januari di Jakarta, Februari di Bandung, dan kini April diambil titik tengahnya, Bogor menjadi tempat persinggahan. Kopdar kali ini dihadiri oleh 18 blogger, 13 diantaranya dari Bandung dan sisanya dari wilayah Jakarta, Bekasi, Depok dkk.

Bengawaners

Bengawaners

Rencana awal kopdar dilakukan di Kebun Raya Bogor, namun ternyata hujan lebat menyambut kedatangan Bengawan saat itu. Oleh karena itu diputuskan untuk memindah lokasi kopdar di sebuah rumah makan di wilayah, hmm…sebut saja XXX *soale ga ngerti daerah ngendi, sing jelas sih nang Bogor*.

Kopdar kali ini ada bintang tamunya juga, mas Gajah Pesing dari TPC yang juga telah berkali-kali berkopdar dengan Bengawan di beberapa wilayah. Kesan pertama melihat Gajah Pesing adalah sifatnya yang pendiam *mbuh, po mergo keluwen yake* yang sangat berbeda dengan kelakuan Dhamar yang sempat menjahili beberapa anggota Bengawan yang lain, tentu saja urusan jodoh *koyo-koyo pakar jodoh wae*.

kelaparan

kelaparan

Selain mengobrol kesana-kemari dan saling menjahili, kopdar kali ini juga membahas tentang partisipasi Bengawan Jakarta-Bandung pada acara yang akan diadakan Bengawan di Solo pada bulan Juni mendatang.

18 Comments so far. Join the Conversation

Februari

Posted 28 February 2010 By Joulecar

Bulan Februari merupakan bulan yang istimewa. Di bulan inilah terdapat dua versi, versi reguler dan versi kabisat (*ngawur tok sing gawe istilah). Akhirnya aku berhasil menelorkan posting pertama bulan Februari di hari terahir bulan ini. Setelah beberapa ujian yang menerpa dan semena-mena mengusir insting menulisku. Meski ga semuanya memprihatinkan, ada juga yang menyenangkan.

Dimulai dengan semrawutnya jalan di daerahku karena banjir yang melanda Bandung selatan, hingga harus bersusah payah untuk mencapai Ciwidey untuk menghadiri kopdar Bengawan. Belum lagi ulah si Bambang yang dengan santainya menikmati perjalanan dengan tidur siang diatas motor. Bukan cuma itu, saat perjalanan pulang pun tak jauh beda. Setelah 15 menit meninggalkan obyek wisata Situ Patenggang, Bambang kembali menampilkan aksi memukaunya tidur di motor hingga nyaris terlempar saat melewati jalan berkelok di daerah Ciwidey. Apesnya lagi saat pulang bertepatan dengan berlangsungnya arak-arakan para suporter Persib yang akan bertanding di stadion Jalak Harupat, Soreang. Alhasil, butuh waktu 1 jam untuk melewati jalan Kopo.

Setelah perjalanan seusai kopdar bengawan, dilanjutkan perjalanan ke Ciater untuk menghadiri acara upgrading temen-temen UKM Djawa. Setelah persiapan bla bla bla akhirnya aku sukses ditinggal oleh rombongan yang lain, sehingga menuju Ciater hanya bersama sang pembonceng. Setelah melewati daerah Setiabudi sang pembonceng pun tiba-tiba lemes (*padahal rung diapak-apakne) sehingga harus beristirahat sekaligus mengisi perut di daerah Lembang. Modyar…di gedhak karo bakul e. Apes tenan. Perjalananpun kembali dilanjutkan dengan do’a agar sang motor kuat untuk diajak nanjak lagi dan ga ada masalah pada lampu seperti yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Melewati daerah Tangkuban Perahu yang gelap gulita dengan motor yang ngos-ngosan dan lampu remang-remang, akhirnya berhasil mencapai Ciater dengan selamat.

Tak cuma itu kejadian di bulan ini, ulah sang Jon Koplo yang menggelikan pun membuat akhir bulan harus mondar-mandir ke kantor polisi. Aksi Jon Koplo yang sempat membuat geger kaum UKM Djawa dan tentunya membuat kepalaku nyut-nyut an seharian itu pun berahir dengan surat damai di Polsek Dayeuhkolot. Oalah Jon, sesukneh ojo ngawur yo!!

Demi menghindari ulah komunitas fast reader, maka dicukupkan postingan kali ini, akhirul kalam, bilahitaufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

16 Comments so far. Join the Conversation