<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Joulecar &#187; pribadi</title>
	<atom:link href="http://joulecar.web.id/category/pribadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://joulecar.web.id</link>
	<description>berbagi cerita dengan kata-kata</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 07:19:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Menikmati Kesunyian Gunung Halimun Salak</title>
		<link>http://joulecar.web.id/2012/02/halimun-salak/</link>
		<comments>http://joulecar.web.id/2012/02/halimun-salak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 04:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joulecar</dc:creator>
				<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[ikemas]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>
		<category><![CDATA[Touring]]></category>
		<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[halimun]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[salak]]></category>
		<category><![CDATA[sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[taman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://joulecar.web.id/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 12 November 2011 tak bedanya dengan hari sabtu Lain. Namun kali ini kami membuat rencana untuk menyegarkan otak yang mulai penat dengan kerjaan. Dimulai dari ide seorang kawan untuk menjelajahi taman nasional Gunung Halimun (TNGH), kami pun mulai membuat rencana dan rute yang akan kami tempuh dengan motor. Akhirnya kami memutuskan untuk mengambil jalur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sabtu, 12 November 2011 tak bedanya dengan hari sabtu Lain. Namun kali ini kami membuat rencana untuk menyegarkan otak yang mulai penat dengan kerjaan. Dimulai dari ide seorang kawan untuk menjelajahi taman nasional Gunung Halimun (TNGH), kami pun mulai membuat rencana dan rute yang akan kami tempuh dengan motor. Akhirnya kami memutuskan untuk mengambil jalur Depok-Bogor-Parungkuda-Kabandungan-TNGH</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya tiga orang yang berangkat, namun itu tidak menyurutkan semangat kami untuk menuju salah satu taman nasional di Jawa Barat tersebut. Jumat malam, kami berkumpul di Depok. Sabtu pagi, pukul 04.00 kami memulai perjalanan dari depok dengan arah Jalan Sukabumi. Pukul 05.30 kami beristirahat dan sholat Subuh di daerah cicurug, sekalian mencari sarapan dan menunaikan beberapa ritual pagi <img src='http://joulecar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: justify;">Di pertigaan Parungkuda, kami ambil jalur ke kanan untuk menuju Gunung Halimun. Cukup senang rasanya ketika pukul 07.00 kami menemukan pos pengunjung TNGH di Kabandungan, tanpa basa basi kami pun langsung masuk dan melapor. Sedikit tercengang ketika penjaga mengatakan bahwa TNGH masih sekitar 30km. Sial, dikira sudah dekat. Kami pun kembali melanjutkan perjalanan, dengan perkiraan 1 jam perjalanan akan sampai ke tujuan. Namun harapan itu mulai sirna ketika kami menemukan jalan yang semakin kecil dan sangat menyiksa bagi pengendara motor. Karena jalan tersebut hanya berupa tumpukan batu yang tajam dan cukup licin. Kami masih terus optimis dan berharap jalan batu akan berahir beberapa kilo meter lagi.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="https://lh3.googleusercontent.com/-PfzeR019_TE/TsILCIxkK1I/AAAAAAAADrk/oiKbsGQisEo/s640/DSC00680.JPG"><img class=" " title="TNGH" src="https://lh3.googleusercontent.com/-PfzeR019_TE/TsILCIxkK1I/AAAAAAAADrk/oiKbsGQisEo/s640/DSC00680.JPG" alt="TNGH" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Plang Selamat Datang TNGH</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-372"></span>Kami cukup lega ketika mendapatkan sebuah papan selamat datang, ditengah hutan yang cukup sunyi, tak ada suara kendaraan selain dari dua motor yang kami tunggangi. Tak lama kemudian ada suara truk dari arah berlawanan. Kami pun bertanya kepada sopir truk tentang jarak ke TNGH. Sekali lagi kami tercengang ketika sopir itu mengatakan jaraknya masih sekitar 15 km lagi, dan apes nya lagi jalan yang akan dilewati semuanya adalah jalan batu. Akhirnya kami beristirahat sejenak sambil menghela nafas. Meregangkan otot-otot yang lelah menahan stang motor untuk tetap jalan stabil. Foto-foto narsis di tengah rindangnya hutan menjadi opsi wajib.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan kami lanjutkan, dengan hati-hati kami berjalan ditengah licinnya jalanan batu. Sesekali kami menemui sekelompok warga yang nampaknya akan pergi ke hajatan di desa seberang (seberang gunung kali ya).  Sekitar pukul 11.30 kami sampai ke Research Station Cikaniki, disana kami menemui seorang penjaga dan berbincang tentang TNGH. Kami memarkirkan motor disana dan melanjutkan berjalan ke tengah hutan untuk menikmati udara segar. Nampaknya hujan akan segera turun, dan kami pun kembali ke research station untuk berteduh.</p>
<p style="text-align: justify;">Hujan sudah reda, kami pun melanjutkan perjalanan untuk mencari penginapan. Sekitar 5km dari research station kami mendapati sebuah kampung kecil yang bernama Citalahap. Disana terdapat rumah-rumah warga yang sekaligus sebagai homestay untuk para wisatawan. Tempatnya sungguh asri, sunyi dan warganya sangat ramah.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh4.googleusercontent.com/-WlilJwWPcoc/TsINSNyFQtI/AAAAAAAADs0/Oqv4hYLkvuI/s640/DSC00699.JPG"><img class=" " title="Curug Macan" src="http://lh4.googleusercontent.com/-WlilJwWPcoc/TsINSNyFQtI/AAAAAAAADs0/Oqv4hYLkvuI/s640/DSC00699.JPG" alt="Curug Macan" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Plang menuju ke Curug Macan</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Setelah beristirahat sejenak dan menaruh bekal di penginapan, kami pun melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju Curug Macan yang berjarak kurang lebih 2km. Nampaknya taman nasional ini kurang terawat, banyak fasilitas yang rusak dan tidak dapat dipakai lagi.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh3.googleusercontent.com/-udDTNBLCjfw/TsIO6w2p_7I/AAAAAAAADt0/Oly3ekKOUwE/s640/DSC00731.JPG"><img class=" " title="Indahnya Pemandangan" src="http://lh3.googleusercontent.com/-udDTNBLCjfw/TsIO6w2p_7I/AAAAAAAADt0/Oly3ekKOUwE/s640/DSC00731.JPG" alt="Indahnya Pemandangan" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Indahnya Pemandangan</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Setelah puas berfoto dan bermain air di curug macan, kami pun kembali ke penginapan. Untuk makan malam, kami memasak mie instan yang telah kami bawa dan mendapatkan nasi putih dari pemilik rumah. Alhamdulillah, sebuah perjalanan yang cukup berkesan untuk menutup hari ini dengan mimpi.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh5.googleusercontent.com/-B2AgEL68qPE/TsIOehzILfI/AAAAAAAADtk/oYKobbvIxsg/s640/DSC00720.JPG"><img class=" " title="HomeStay" src="http://lh5.googleusercontent.com/-B2AgEL68qPE/TsIOehzILfI/AAAAAAAADtk/oYKobbvIxsg/s640/DSC00720.JPG" alt="HomeStay" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Rumah yang kami singgahi</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Pagi hari, kami menuju ke tempat yang konon sering muncul elang jawa. Kami duduk-duduk disana menanti elang jawa sambil menghirup segarnya udara yang ga akan kami temui di Jakarta. Setelah sekian lama menunggu, kami tak menemukan satu pun sosok elang, Mungkin karena kami kesiangan. Kembali, foto narsis pun menjadi pilihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah agak siang, kami pun memutuskan untuk kembali. Mandi Pagi dan sarapan di homestay menjadi lebih nikmat karena pikiran kami benar-benar segar dan suasana yang sangat berbeda dari sumpeknya Jakarta. Kami pun berkemas untuk kembali ke Jakarta. Kali ini kami memilih jalur yang berbeda dari jalur berangkat. Dari Citalahap, kami menuju arah Malasari yang memiliki jalur batu lebih pendek.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh6.googleusercontent.com/-J23m0Fn0N8Q/TsIQL864cYI/AAAAAAAADuc/tHgVoYcRX3M/s640/DSC00757.JPG"><img class=" " title="Pintu Selamat Datang" src="http://lh6.googleusercontent.com/-J23m0Fn0N8Q/TsIQL864cYI/AAAAAAAADuc/tHgVoYcRX3M/s640/DSC00757.JPG" alt="Selamat Datang" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Gerbang masuk dari arah Malasari</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Setelah sampai malasari, kami tidak langsung mengambil jalur ke bogor. Terlebih dahulu kami menuju tempat yang dahulunya digunakan sebagai kantor administrasi sementara Bogor pada saat penjajahan. Disana kami pun berbincang dengan sesepuh desa, dan mendapatkan cerita tentang perjuangan para warga untuk menyelamatkan bogor dan tetap menjadikan bogor sebagai kuasa pribumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari sudah semakin siang, kami pun memutuskan untuk kembali. Jalur ke Bogor cukup terjal. dan beberapa kali pembonceng harus berjalan kaki karena motor tak sanggup untuk melewati tanjakan yang sangat tinggi. Akhirnya kami pun sampai Bogor pada jam 14.00.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil makan siang dan ngobrol, kami membuat rencana selanjutnya. Pada hari  itu Timnas Seagames akan menjamu Thailand di GBK. Karena diperkirakan pukul 18.00 kami belum sampai rumah masing-masing, akhirnya kami memutuskan untuk langsung menuju GBK untuk memberikan semangat pada garuda muda.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh3.googleusercontent.com/-iSSKp0YQS7E/TsIRoYWraQI/AAAAAAAADvU/DPnQABLB_P0/s640/DSC00770.JPG"><img class=" " title="Tiket GBK" src="http://lh3.googleusercontent.com/-iSSKp0YQS7E/TsIRoYWraQI/AAAAAAAADvU/DPnQABLB_P0/s640/DSC00770.JPG" alt="Tiket GBK" width="384" height="288" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Tiket Indonesia vs Thailand</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan pun berahir, setelah nonton sepak bola dan dilanjutkan makan malam, kami kembali ke rumah masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Galery : <a title="Galery di picasa" href="http://picasaweb.google.com/112387343562660580824/HalimunGBK#" target="_blank">Picasa</a></p>
<p style="text-align: justify;">Video : <a title="Video di Youtube" href="http://www.youtube.com/watch?v=4gYVTUze0hI" target="_blank">Yutube</a></p>
<p><iframe width="500" height="375" src="http://www.youtube.com/embed/4gYVTUze0hI?fs=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://joulecar.web.id/2012/02/halimun-salak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Godril</title>
		<link>http://joulecar.web.id/2011/12/godril/</link>
		<comments>http://joulecar.web.id/2011/12/godril/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 07:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joulecar</dc:creator>
				<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[entut]]></category>
		<category><![CDATA[godril]]></category>
		<category><![CDATA[munggur]]></category>
		<category><![CDATA[trembesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://joulecar.web.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Seperti hari-hari sebelumnya, setelah jam istirahat adalah saatnya menyapa teman-teman di YM. Ngobrol ngalor ngidul untuk merefreshkan otak yang dijejali pekerjaan sejak pagi. Entah dimulai darimana, obrolan kali ini membahas mengenai sebuah biji yang menakjubkan dan langka (saat ini). Meskipun pada saat saya kecil dulu biji ini sangat mudah ditemukan. Godril, itu lah namanya. Mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti hari-hari sebelumnya, setelah jam istirahat adalah saatnya menyapa teman-teman di YM. Ngobrol ngalor ngidul untuk merefreshkan otak yang dijejali pekerjaan sejak pagi.</p>
<p>Entah dimulai darimana, obrolan kali ini membahas mengenai sebuah biji yang menakjubkan dan langka (saat ini). Meskipun pada saat saya kecil dulu biji ini sangat mudah ditemukan. Godril, itu lah namanya. Mungkin nama tersebut tidak asing bagi pembaca yang tinggal di desa. Karena pohon tersebut dahulu banyak ditemukan di pinggir jalan desa ataupun di jalan yang menghubungkan persawahan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="godril" src="http://farm4.static.flickr.com/3034/2433072735_cd52cdf310.jpg" alt="" width="350" height="208" /><span id="more-369"></span></p>
<p>Godril sendiri merupakan biji dari pohon Trembesi, atau biasa juga disebut wit munggur (yen ra kliru lho!). Pohon yang bernama latin <strong><em>Samanea saman</em></strong> atau juga disebut Ki Hujan ini merupakan pohon yang sangat rindang. Disebut ki Hujan (Pohon Hujan) karena pohon ini sering meneteskan air dari tajuknya. Pohon ini biasanya berbentuk seperti payung, mampu menyerap banyak air dan menyerap banyak CO2. Sehingga pohon ini banyak digunakan untuk penghijauan. Namun pohon ini mempunyai struktur akar yang melebar. Akar-akar tersebut dapat merusak bangunan disekitarnya, sehingga kurang tepat jika ditanam dipekarangan yang berdekatan dengan bangunan rumah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="trembesi" src="http://alamendah.files.wordpress.com/2009/12/pohon-trembesi.jpg" alt="" width="461" height="346" /></p>
<p>Oke, kembali lagi ke topik tentang godril. Godril ini adalah biji-bijian yang bisa olah untuk cemilan. Meskipun bentuknya kecil, namun efeknya sangat dahsyat. Untuk memakan godril ini kita membutuhkan tenaga ekstra, layaknya kita makan kuaci. Karena sebelum memakan godril ini kita harus &#8220;nyisili&#8221; terlebih dahulu.</p>
<p>Orang tua jaman dulu sangat mudah menebak apabila ada seseorang yang baru saja makan godril. Setelah makan godril ini kita dianugrahi kentut yang berbau super hebat (sekarang jarang sekali membau godril, sehingga lupa seperti apa baunya :p). Bahkan banyak orang yang langsung nyeletuh &#8220;woo, entut godril&#8221; saat membau aroma khas tersebut.</p>
<p>Sedikit postingan ringan yang sekaligus bernostalgila jaman kecil dahulu, hidup di sebuah kampung yang lumayan jauh dari kota. Kampung yang sejuk, damai dan yang sangat saya rindukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://joulecar.web.id/2011/12/godril/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guru</title>
		<link>http://joulecar.web.id/2009/02/guru/</link>
		<comments>http://joulecar.web.id/2009/02/guru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 04:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joulecar</dc:creator>
				<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://joulecarz.wordpress.com/2009/02/24/guru</guid>
		<description><![CDATA[Guru, riwayatmu kini&#8230;. Kesejahteraan guru yang dari dulu digembor-gembor kan oleh pemerintah sampai saat ini belum terwujud seluruhnya. Guru adalah orang yang membentuk pribadi tunas bangsa. Mereka lah yang membentuk para profesor yang telah mengharumkan nama bangsa. Namun masalah demi masalah terus menerus menimpa sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tersebut. Salah satu kasus yang sering [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Guru">Guru</a>, riwayatmu kini&#8230;. Kesejahteraan guru yang dari dulu digembor-gembor kan oleh pemerintah sampai saat ini belum terwujud seluruhnya. Guru adalah orang yang membentuk pribadi tunas bangsa. Mereka lah yang membentuk para profesor yang telah mengharumkan nama bangsa. Namun masalah demi masalah terus menerus menimpa sang <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Pahlawan Tanpa Tanda Jasa</span> tersebut.  Salah satu kasus yang sering terjadi yaitu kasus penganiayaan yang dilakukan oleh sang guru.<br /><img src="http://sman1-beltim.com/images/tutwuri.jpg" alt="Tut wuri handayani" /><br />Sudah banyak berita di media masa tentang kasus penganiayaan yang dilakukan oknum guru. Namun sayang di berita-berita tersebut banyak yang memojokkan oknum guru tanpa melihat asal muasal masalahnya. Menurutku, wajar aja kalau guru memarahi siswanya dengan sedikit tindakan fisik apabila murid itu keterlaluan supaya dapat menimbulkan efek jera.  Namun apabila tindakan oknum guru tersebut keterlaluan atau menimbulkan luka fisik, barulah pihak guru tersebut harus ditindak tegas dan diberi sanksi sesuai kesalahannya.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://joulecar.web.id/2009/02/guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegilaan di akhir tahun</title>
		<link>http://joulecar.web.id/2008/12/kegilaan-di-akhir-tahun/</link>
		<comments>http://joulecar.web.id/2008/12/kegilaan-di-akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 04:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>joulecar</dc:creator>
				<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://joulecarz.wordpress.com/2008/12/30/kegilaan-di-akhir-tahun</guid>
		<description><![CDATA[Yaah,, ginilah nasib mahasiswa yang menjadi pengangguran. Menghabiskan waktu liburan di kampus yang sepi dari penghuni. Liburan tanpa kegiatan, klontang klantung di kosan,jadi satpam kos (*maklum, penghuni kos yang lain pada pulang kampung. jadi yang gak pulang dapet tugas jaga kos). Huff, menyedihkan banget. Tapi akhirnya berawal dari kesamaan nasib, ada seseorang yang ngusulin berwisata. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Yaah,, ginilah nasib mahasiswa yang menjadi pengangguran. Menghabiskan waktu liburan di kampus yang sepi dari penghuni. Liburan tanpa kegiatan, klontang klantung di kosan,jadi satpam kos (*maklum, penghuni kos yang lain pada pulang kampung. jadi yang gak pulang dapet tugas jaga kos). Huff, menyedihkan banget.<br />
Tapi akhirnya berawal dari kesamaan nasib, ada seseorang yang ngusulin berwisata. meskipun dengan modal pas-pas an yang diiringi modal nekat, akhirnya obyek wisata Hot Spring Water di Ciater pun dipilih. Lokasinya berada di sekitar PTPN VIII Ciater.<br />
<a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/uHsgHLjuoHk0LF0R7yiNjg?feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVmhxz_O0AI/AAAAAAAAAII/TcrU_fYP6KM/s144/DSC00304.jpg" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/2deiI4qn0VvlBnuemgb8jw?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj8-cTUh2I/AAAAAAAAAGg/JBrswpR8mos/s144/DSC00451.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/RpaLVnb9GHBwYHx0jGDiNA?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj9Xj4_sDI/AAAAAAAAAGw/7OgUpcfiqWw/s144/DSC00463.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/cF3BbgQPP5eStZ1ru9z5_A?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj9MWDvpGI/AAAAAAAAAGo/MLNdi5BZzsY/s144/DSC00456.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/v7SCUmF4cxQGyc0hRGdVDg?feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj9sMIrmgI/AAAAAAAAAG4/xWraKwFRDFs/s144/DSC00480.JPG" alt="" /></a></p>
<p>Perjalanan yang cukup melelahkan, melewati padatnya jalanan Bandung. Akhirnya sampai juga&#8230; Sampai disana pada tercengang, Gile, tiket masuk 15 ribu. sesampainya di dalam, wuih, rame banget&#8230; ampe nyaris ga ada tempat yang nyaman wat berendam dan merasakan air panas.. ada sih tempat yang sepi, tapi bayar lagi skitar 20-30 ribu&#8230; Hwaaaa,,,, tekor deh tu mahasiswa. huff, daripada bayar segitu, mending jalan-jalan dulu aja sambil menunggu rada sepi. Setelah puas berendem (*ga smua berendem sih, ada yang milih nongkrong di samping kolam sambil liatin orang-orang yang berendem..hahahaha,,,,) akhirnya mahasiswa-mahasiswa tersebut memutuskan wat checkout dari lokasi..</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/1_1p7XRYT1NM6VjKIhqRDw?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj9_5RORQI/AAAAAAAAAHA/aIGAoB2l68U/s144/DSC00552.JPG" alt="" /></a></p>
<p>Kembali ke medan pegunungan yang cukup padat. wah, Lembang macet.. mampus nih,., akhirnya dengan sedikit(*kliatanya sih banyak) bersabar kami pun menembus kemacetan dari Lembang ampe jalan Cihampelas. Busyet dah, 3 jam di perjalanan. pengen rasanya beristirahat sejenak, akhirnya BIP pun jadi tujuan selanjutnya, sambil beristirahat dan menikmati hiburan dari 21-Cineplex. Hwam,, semua tiket dah pada kejual, tinggal ada 1 ruang yang masih menyisakan tempat, meski berada di posisi kedua terdepan, manteb banget dah tu layar..</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/SigqsyNHXdxsuzc_XiIkNg?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_OUOoBRk_ni4/SVj-Qy4tw8I/AAAAAAAAAHI/9KOI8MyCrYI/s144/DSC00569.JPG" alt="" /></a></p>
<p>Setelah film selesai, cachink dalam perut pun menuntut perbaikan gizi, hmmmm, setelah beberapa lama berdebat tentang lokasi makan (*udah keburu laper, jadi apa aja dihajar), akhirnya WS terbidik, siap untuk menuju lokasi target di sekitar Lodaya. haduh, kluar uang banyak nih, tapi gag apa lah, itung-itung dikit berfoya di akhir tahun&#8230;(*padahal tu uang hasil ngutang..Wakakakakaka&#8230;.).<br />
<a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/SigqsyNHXdxsuzc_XiIkNg?feat=embedwebsite"><br />
</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://joulecar.web.id/2008/12/kegilaan-di-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

